Dwiyuni's Blog

Mencari Jati Diri Yang Abadi

Sakit Saraf Mereda Jika Sering Berhubungan Seks

Sakit Saraf Mereda Jika Sering Berhubungan Seks

Vera Farah Bararah – detikHealth

 

Jakarta, Orang dengan penyakit saraf cenderung mengalami kesulitan dalam berhubungan dan pernikahannya, karena ia lebih rentan terhadap iritasi atau mudah marah, perubahan suasana hati dan juga terlalu sering merasa khawatir.

Namun dari hasil penelitian didapatkan pasangan dengan penyakit saraf tingkat tinggi merasa lebih bahagia jika berhubungan seks lebih sering.

Kondisi ini berarti melakukan hubungan seksual bisa meringankan efek dari gejala neurotik tersebut, serta meningkatkan kebahagiaan pasangan pengantin baru pasien saraf sama dengan pasangan lainnya yang tidak memiliki penyakit saraf.

Hubungan seksual pasangan dengan penyakit saraf dianggap bisa mencegah penurunan kebahagiaan. Terlebih hal ini membuat pasangan merasa puas dengan pernikahannya sama seperti yang dirasakan pasangan non-neurotik (tidak memiliki penyakit saraf).

“Temuan ini menyoroti sering seks adalah salah satu cara bahwa beberapa orang yang memiliki penyakit saraf mampu menjaga hubungan penikahannya dengan lebih memuaskan,” ungkap Michelle Russel dan James McNulty dari University of Tennessee, seperti dilansir LiveScience, Selasa (14/12/2010).

Penelitian ini dilaporkan dalam jurnal Social Psychological and Personality Science edisi Oktober. Peneliti menemukan pengantin baru yang pasangannya memiliki penyakit saraf memiliki tingkat perceraian yang lebih tinggi. Tapi kondisi ini bisa dicegah jika sering melakukan hubungan seks.

Russle dan McNulty menganalisis 72 pasangan pengantin baru selama 4 tahun pertama pernikahannya. Setiap 6 bulan kedua pasangan secara terpisah melaporkan kepuasaan penikahan dan aktivitas seksualnya.

Hasil penelitian didapatkan pasangan dengan penyakit saraf tingkat tinggi merasa lebih bahagia jika berhubungan seks lebih sering.

Kondisi ini berarti melakukan hubungan seksual bisa meringankan efek dari neurotik tersebut, serta meningkatkan tingkat kebahagiaan pasangan pengantin baru ini menjadi sama dengan pasangan lainnya yang tidak memiliki penyakit saraf.

(ver/ir)

4 Januari 2011 - Posted by | Sex Education

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: